Minggu, 11 Juni 2017

cinta masa lalu (2)

Pada episode lalu diceritakan pertemuan Shita dan Bagas.

Senin yang indah. Matahari bersinar cerah. Masih pukul 7 pagi. Shita udah siap diatas motor bersama anaknya. sedangkan suaminya sudah berangkat sejak pagi.
Shita yang seorang konsultan pendidikan berkantor di daerah kertajaya. Setiap pagi dengan rutinitas mengantar anak sekolah lalu ke kantornya.
tak ada yang istimewa sebetulnya dengan hari itu. tapi entahlah hari itu seakan ada spirit tersendiri. Shita sendiri tidak pernah menyadari apa itu.
Pukul 9 lewat 7 menit ada nada tuts... tuts.. di ponselnya. sebuah pesan whatapp masuk.
Shita meraih ponselnya, " dari Bagas." Gumamnya
" Iya , Gas." balas Shita
dan percakapan via whatsapp pun berlanjut
" lagi apa?"
" ngantor. kamu."
" sama. ini juga lg di kantor."
" sibuk ngerjain apa?"
" bikin schedule buat bulan depan."
dari percakapan via whatsapp mereka kembali membuat janji untuk bertemu

di sebuah rumah makan lesehan, tampak pasangan yang sedang berbahagia. mereka saling canda. senyum mereka seakan terus dan terus.
siapapun yang melihat akan ngerasa iri dengan kedekatan dan keakraban pasangan itu.

Bagas dan Shita. ya... mereka kali ini lunch di rumah makan. dan tanpa mereka sadari keakraban 7 taun lalu itu masih begitu terasa diantara mereka.

" Shit, kamu bahagia gak sih dengan pernikahanmu yang sekarang?" tiba-tiba saja Bagas mengucapkan kalimat yang membuat Shita sontak terkejut.

" Kenapa, harus pertanyaan itu?"

" Enggak, enggak pa-pa kok.kalo gak mau jawab juga gak pa-pa."




Tidak ada komentar: